<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Arzivamaulana's Weblog</title>
	<atom:link href="http://arzivamaulana.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://arzivamaulana.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Wed, 18 Mar 2009 02:22:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='arzivamaulana.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Arzivamaulana's Weblog</title>
		<link>http://arzivamaulana.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://arzivamaulana.wordpress.com/osd.xml" title="Arzivamaulana&#039;s Weblog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://arzivamaulana.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>KERESAHAN BERTANYA</title>
		<link>http://arzivamaulana.wordpress.com/2009/03/18/keresahan-bertanya/</link>
		<comments>http://arzivamaulana.wordpress.com/2009/03/18/keresahan-bertanya/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Mar 2009 02:21:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>arzivamaulana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arzivamaulana.wordpress.com/?p=39</guid>
		<description><![CDATA[March 18th 2009 – in ma office, keresahan yang sebenarnya dah lama Kenapa Lin sebut “keresahan bertanya”? ya karena Lin merasa resah terhadap suatu fenomena tapi Lin masih membuka diri untuk opini2.. Fenomena ini tentang ‘kelestarian budaya’.. Masih ingetkan heboh2nya penyusunan RUU APP yang memunculkan kontroversi antara pro dan kontra? Nah salah satu alasan yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arzivamaulana.wordpress.com&amp;blog=1880358&amp;post=39&amp;subd=arzivamaulana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;">March 18<sup>th</sup> 2009 – in ma office, keresahan yang sebenarnya dah lama</span></p>
<p class="MsoNormal">Kenapa Lin sebut “keresahan bertanya”? ya karena Lin merasa resah terhadap suatu fenomena tapi Lin masih membuka diri untuk opini2..</p>
<p class="MsoNormal">Fenomena ini tentang ‘kelestarian budaya’..</p>
<p class="MsoNormal">Masih ingetkan heboh2nya penyusunan RUU APP yang memunculkan kontroversi antara pro dan kontra? Nah salah satu alasan yang didengung2kan terus oleh pihak yang kontra adalah “gimana dengan Bali? Gimana dengan Papua? Bukankah itu sudah budaya mereka? Dan Indonesia memang kaya akan budaya dan itulah keunikan Indonesia yang perlu dilestarikan”. Nah pelestarian keunikan budaya Indonesia ini yang Lin pertanyakan.</p>
<p class="MsoNormal">Bali…yang mereka maksudkan di sini adalah budaya berpakaian mereka dengan menggunakan kemben</p>
<p class="MsoNormal">Papua….yang mereka maksudkan budaya adalah mereka berkoteka</p>
<p class="MsoNormal">(Karena memang berpakaian merupakan salah satu hal yang diatur dalam RUU APP tersebut)</p>
<p class="MsoNormal">Keresahan yang muncul di benak Lin “Teganya kita menjadikan mereka sebuah tontonan yang menarik dan bahkan kita pamer2kan ke berbagai belahan dunia n dengan lantang mengatakan ‘itulah keunikan budaya’ kita”.. Lantas tanyakan lah ke diri sendiri “apakah kita mau jika dijadikan bahan tontonan karena standar nilai kepantasan kita yang berbeda dengan pada umumnya”..</p>
<p class="MsoNormal">Apakah memang budaya seperti itu yang harus kita lestarikan?? kita biarkan saudara kita tetap berdiri pada titik standar nilai mereka…kita biarkan saudara kita tidak berbaur dengan kita…kita biarkan saudara kita tidak melangkah maju..kita biarkan saudara kita tidak menikmati kemajuan2 teknologi, kemajuan2 nilai dan norma…</p>
<p class="MsoNormal">Apakah memang kalo’ cara berpakaian itu menjadi tidak masalah dan bahkan perlu dilestarikan..maka lantas apakah kita mengijinkan saudara kita untuk bersekolah dengan tetap menggunakan pakaian mereka di sekolah2 formal kita…apakah kita akan membiarkan saudara kita untuk ikut rapat2 entah skala nasional maupun internasional untuk merumuskan kebijakan tertentu dengan menggunakan pakaian mereka?? Jika jawabannya tidak, maka kita sendiri telah mengakui bahwa kita memiliki standar nilai yang berbeda dan itu menjadikannya tidak bisa masuk ke lingkunan kita ketika saudara kita tidak menyamakan standar nilainya terlebih dahulu…</p>
<p class="MsoNormal">Kalau mereka menggunakan Hak Azasi Manusia sebagai tameng…mengatakan bahwa itu kebebasan saudara kita…</p>
<p class="MsoNormal">maka dimanakah kita meletakkan hak saudara kita untuk memilih standar nilai ketika kita tidak menyediakan pilihan bagi saudara kita dan bahkan justru melestarikannya….</p>
<p class="MsoNormal">Maka dimanakah kita meletakkan hak saudara kita untuk memiliki posisi yang sama dengan kita….memiliki peradaban yang sama dengan kita…</p>
<p class="MsoNormal">Bukankah HAM yang mereka dengung dengungkan itu justru sebenarnya merupakan bentuk diskriminasi ras….</p>
<p class="MsoNormal">So, the big question here is…what kind of culture that we should keep or taking care of&#8230;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/arzivamaulana.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/arzivamaulana.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/arzivamaulana.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/arzivamaulana.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/arzivamaulana.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/arzivamaulana.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/arzivamaulana.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/arzivamaulana.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/arzivamaulana.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/arzivamaulana.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/arzivamaulana.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/arzivamaulana.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/arzivamaulana.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/arzivamaulana.wordpress.com/39/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arzivamaulana.wordpress.com&amp;blog=1880358&amp;post=39&amp;subd=arzivamaulana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://arzivamaulana.wordpress.com/2009/03/18/keresahan-bertanya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6290aba40b5a77010caf4b64e4cf70b3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">arzivamaulana</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Unique Things&#8230;</title>
		<link>http://arzivamaulana.wordpress.com/2009/03/18/unique-things/</link>
		<comments>http://arzivamaulana.wordpress.com/2009/03/18/unique-things/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Mar 2009 02:11:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>arzivamaulana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arzivamaulana.wordpress.com/?p=37</guid>
		<description><![CDATA[March 18th 2009 – on the way to ma office, nebeng mobil temen coz ujan dueres… Hmm…just wanna share keunikan dari manusia…. Niy based on a true story..sample-nya temen2 kantor lin sendiri… Ada temen lin yang dia tu alergi ma bau2 wangi ato harum dari jenis parfum apapun itu…bahkan alerginya tu mpe mo muntah2 gitu…nah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arzivamaulana.wordpress.com&amp;blog=1880358&amp;post=37&amp;subd=arzivamaulana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal">March 18<sup>th</sup> 2009 – on the way to ma office, nebeng mobil temen coz ujan dueres…</p>
<p class="MsoNormal">Hmm…just wanna share keunikan dari manusia….</p>
<p class="MsoNormal">Niy based on a true story..sample-nya temen2 kantor lin sendiri…</p>
<p class="MsoNormal">Ada temen lin yang dia tu alergi ma bau2 wangi ato harum dari jenis parfum apapun itu…bahkan alerginya tu mpe mo muntah2 gitu…nah anehnya kalo’ bau2 yang ga’ enak kaya’ bau “kotoran” gitu dianya malah biasa aja…pernah satu waktu gara2 keunikannya ini dia dilirik sinis ma seorang ibu2, gara2 pas ngelewatin ibu2 itu yang pake parfum wangi menyengat banget, dia spontan nyeletuk “duh baunya” sambil nutupin hidungnya…hmm…keunikan yang harus segera beradaptasi dengan lingkungan sekitar..</p>
<p class="MsoNormal">Ada lagi temen lin yang kalo’ dia ke kantor pake celana panjang maka ada maknanya dan kalo’ ke kantor pake rok span selutut maka ada maknanya..temen yang satu ini peka banget ma alam…jadi penampilannya mewakili perubahan alam…So apakah maknanya?? So simple..celana panjang kalo’ alam normal-normal ajah…dan rok span selutut kalo’ alam sedang bersedih n nangis (hujan) so jadilah banjir..n rumahnya kebetulan berada di kawasan yang rawan banjir….Unik tho…;)</p>
<p class="MsoNormal">Catatan :</p>
<p class="MsoNormal">BAru keunikan dua temen ini yang kecatet, karena kebetulan juga kita pas sama2 nebeng mobil temen ;p..</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/arzivamaulana.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/arzivamaulana.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/arzivamaulana.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/arzivamaulana.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/arzivamaulana.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/arzivamaulana.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/arzivamaulana.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/arzivamaulana.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/arzivamaulana.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/arzivamaulana.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/arzivamaulana.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/arzivamaulana.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/arzivamaulana.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/arzivamaulana.wordpress.com/37/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arzivamaulana.wordpress.com&amp;blog=1880358&amp;post=37&amp;subd=arzivamaulana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://arzivamaulana.wordpress.com/2009/03/18/unique-things/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6290aba40b5a77010caf4b64e4cf70b3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">arzivamaulana</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pemilu..Partai..Kampanye&#8230;</title>
		<link>http://arzivamaulana.wordpress.com/2009/01/18/pemilupartaikampanye/</link>
		<comments>http://arzivamaulana.wordpress.com/2009/01/18/pemilupartaikampanye/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 18 Jan 2009 03:22:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>arzivamaulana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arzivamaulana.wordpress.com/?p=31</guid>
		<description><![CDATA[Rasanya sudah cukup enek juga dengan pemilu yang padahal baru menjalani proses pembelajarannya kurang lebih 10 tahun&#8230; Yang bikin enek Lin bertambah n jadi pengen nulis tu..seenaknya ajah ada partai yang jelas2 dah ngelanggar hak azasi Lin sekeluarga..langsung aja terang2an Lin sebut partainya.. PDI Perjuangan&#8230;pagi2 Lin ke ruang tamu rumah..ee tau2 keliatan ada entah spanduk, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arzivamaulana.wordpress.com&amp;blog=1880358&amp;post=31&amp;subd=arzivamaulana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Rasanya sudah cukup enek juga dengan pemilu yang padahal baru menjalani proses pembelajarannya kurang lebih 10 tahun&#8230;<br />
Yang bikin enek Lin bertambah n jadi pengen nulis tu..seenaknya ajah ada partai yang jelas2 dah ngelanggar hak azasi Lin sekeluarga..langsung aja terang2an Lin sebut partainya.. PDI Perjuangan&#8230;pagi2 Lin ke ruang tamu rumah..ee tau2 keliatan ada entah spanduk, entah banner, entah apa nyebutnya pokoke ada lembaran guede ditancepin di tiang yang masih berdiri DI HALAMAN RUMAH Lin..gambar caleg PDI Perjuangan..hmm untuk nama calegnya entar nyusul..soale Lin ga&#8217; ngeliat dari depannya..<br />
Wuih berani bener&#8230;kemarin pagi mpe maleman jam umum orang sebelum tidur tu gambar ga&#8217; ada nemplok di rumah&#8230;tau2 pagi matahari muncul tu gambar ada&#8230;berarti dah keliatan kan kalo orang yang nempel itu emang dah nyadar tindakannya ga&#8217; bener makanya dilakuin diem2 waktu orang rumah itu lagi ga&#8217; pay attention ke sekitar rumahnya&#8230;<br />
Enak benerrrr&#8230;.wong Lin yang simpatisan salah satu partai&#8230;yang tentunya lebih berhak nunjukin kesimpatisan itu di rumah ortu Lin sendiri ajah ga&#8217; ngelakuin (ya tentu Lin lebih berhak dibandingin orang PDI-P itu tho!!!), bapak Lin yang notabene pemiliki sah hitam di atas putih atas rumah itu ajah ga&#8217; nempelin apa2&#8230;ee beraninya orang yang ga&#8217; ada ikatan apa-apa kecuali sama-sama manusia berani nempelin gituh!!<br />
sebel banget!!<br />
Ni dah kedua kalinya&#8230;yang pertama waktu pilkada kemarin..eh tiba2 ditembok rumah nemplok lagi gambar cagub+cawagub dari golkar&#8230;bener2 deh&#8230;gitu mo memperbaikin negara..lha wong kelakuan partainya aja ga&#8217; menghargai hak azasi warga lain&#8230;<br />
Sekian dulu curhatan Lin yang pembungkusan kalimatnya emang kurang baik..soale terlanjur dah sebel..<br />
InsyaAllah ntar Lin sambung dengan ngerangkum semuanya jadi sesuatu yang lebih prinsipil dan substansial..<br />
wokeh..lin lanjut lembur lagi dulu&#8230;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/arzivamaulana.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/arzivamaulana.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/arzivamaulana.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/arzivamaulana.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/arzivamaulana.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/arzivamaulana.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/arzivamaulana.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/arzivamaulana.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/arzivamaulana.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/arzivamaulana.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/arzivamaulana.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/arzivamaulana.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/arzivamaulana.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/arzivamaulana.wordpress.com/31/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arzivamaulana.wordpress.com&amp;blog=1880358&amp;post=31&amp;subd=arzivamaulana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://arzivamaulana.wordpress.com/2009/01/18/pemilupartaikampanye/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6290aba40b5a77010caf4b64e4cf70b3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">arzivamaulana</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>AL WALA’ DAN EROSI NASIONALISME</title>
		<link>http://arzivamaulana.wordpress.com/2008/08/29/al-wala%e2%80%99-dan-erosi-nasionalisme/</link>
		<comments>http://arzivamaulana.wordpress.com/2008/08/29/al-wala%e2%80%99-dan-erosi-nasionalisme/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 29 Aug 2008 01:03:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>arzivamaulana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arzivamaulana.wordpress.com/?p=19</guid>
		<description><![CDATA[Nasionalisme atau paham kebangsaan saat ini diartikan sebagai sikap loyalitas atau kesetiaan kepada tanah airnya yang merefleksikan besarnya cinta seseorang terhadap bangsa dan negaranya. Nasionalisme artian sempit ini kemudian membawa kepada sebuah kondisi di mana apapun nilai yang menjadi landasan dinamisasi atau mobilisasi negara baik yang sifatnya internal ataupun eksternal –dinyatakan sebagai sebuah kesepakatan bersama, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arzivamaulana.wordpress.com&amp;blog=1880358&amp;post=19&amp;subd=arzivamaulana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoBodyText" style="text-indent:0.5in;"><span style="font-family:&quot;">Nasionalisme atau paham kebangsaan saat ini diartikan sebagai sikap loyalitas atau kesetiaan kepada tanah airnya yang merefleksikan besarnya cinta seseorang terhadap bangsa dan negaranya. Nasionalisme artian sempit ini kemudian membawa kepada sebuah kondisi di mana apapun nilai yang menjadi landasan dinamisasi atau mobilisasi negara baik yang sifatnya internal ataupun eksternal –dinyatakan sebagai sebuah kesepakatan bersama, maka negara akan tetap dibela ketika mendapat ancaman keamanan dari luar. Tidak terlalu berbeda dengan konsep demokrasi –yang memang didengungkan bersama dengan konsep nasionalisme, di mana konsep kesepakatan bersama berlandaskan pada suara terbanyak adalah prinsip dasar dalam pengambilan keputusan, berhembuslah kemudian proses pemilihan kepala birokrasi secara berurutan melalui pemilihan umum berdasarkan suara terbanyak.</span></p>
<p class="MsoBodyText" style="text-indent:0.5in;"><span style="font-family:&quot;">Al wala’ dalam islam secara etimologi memiliki pengertian yang kurang lebih sama dengan nasionalisme yaitu mencintai. Sedangkan secara terminologi syari’ah didefinisikan sebagai penyesuaian diri seorang hamba terhadap apa yang disukai dan diridhoi Allah berupa perkataan, perbuatan, keyakinan, dan orang/pelaku. Dari definisi terminologi syari’ah tersebut maka dapat kita lihat perbedaan tegas antara al wala’ dan nasionalisme, yaitu pada landasan prinsip kecintaan. Disebutkan oleh Hasan Al Banna dalam <em>Risalah Pergerakan Ikhawnul Muslimin</em>, bahwa yang membedakan nasionalisme Islam dan nasionalisme sekuler (artian sempit) adalah batasannya di mana batasan nasionalisme dalam Islam ditentukan oleh <strong>aqidah</strong>, sementara nasionalisme sekuler, batasannya adalah teritorial wilayah negara dan batas-batas geografis. Sedangkan dalam Islam, setiap jengkal tanah di bumi ini, di mana di atasnya ada seorang Muslim yang mengucapkan ‘<em>Laa Ilaaha Illallah</em>’, maka itulah tanah air Islam dan setiap Muslim wajib menghormati kemuliannya dan siap berjuang dengan tulus demi kebaikannya. Semua Muslim –dalam wilayah geografi yang manapun- adalah saudara dan keluarga Muslim, sehingga semua Muslim turut merasakan apa yang saudaranya rasakan dan memikirkan kepentingan-kepentingan mereka.</span></p>
<p class="MsoBodyText" style="text-indent:0.5in;"><span style="font-family:&quot;">Beberapa hari ini mencuat kembali tema nasionalisme terkait dengan adanya dugaan warga Indonesia yang direkrut menjadi milisi pada Tentara Diraja Malaysia untuk dipekerjakan di pos-pos perbatasan dengan Indonesia. Lebih lanjut Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono mengungkapkan bahwa Tentara Diraja Malaysia merekrut pemuda-pemudia Indonesia, terutama yang berasal dari daerah-daerah perbatasan di Kalimantan, untuk menjadi milisi. Sedangkan Pangdam VI/Tanjungpura menambahkan bahwa milisi-milisi yang masih berkewarganegaraan Indonesia itu mengenakan seragam militer Malaysia dan bergabung dalam satuan yang disebut Askar Wataniah, dan diperkirakan, Malaysia mengerahkan dua brigade (sekitar 20 ribu personel) untuk menjaga perbatasan dengan Indonesia di Kalimantan.</span></p>
<p class="MsoBodyText" style="text-indent:0.5in;"><span style="font-family:&quot;">Muncul kemudian opini-opini terkait dengan kasus ini. Salah satunya adalah Media Indonesia dalam editorialnya menganggap bahwa kasus ini menjadi bukti bahwa telah terjadi erosi nasionalisme yang parah. Indonesia hendaknya segera mengubah paradigma dalam melihat perbatasan, di mana semala ini Malaysia memperlakukan perbatasan sebagai daerah strategis sedangkan Indonesia memperlakukan perbatasan sebagai daerah terpencil. Sehingga pilihannya tidak bisa lain kecuali membangun daerah perbatasan secara sungguh-sungguh dengan pembangunan yang berbasis pada integrasi konsep ekonomi dan pertahanan.</span></p>
<p class="MsoBodyText" style="text-indent:0.5in;"><span style="font-family:&quot;">Dari salah satu opini Media Indonesia ini maka terlihat dari sudut pandang nasionalisme mana mereka memandang kasus tersebut. Wilayah perbatasan bisa dijadikan kata kunci untuk melihatnya. Ketika sudah mendekati atau menyangkut titik wilayah perbatasan maka kewaspadaan perlu ditingkatkan. Seolah-olah semua yang berada di luar wilayah perbatasan –yang batas-batasnya ditetapkan berdasarkan kesepakatan negara-negara melalui berbagai konvensi, adalah ancaman terhadap kedaulatan negara. Terpecah-pecahlah dunia hanya dengan berdasarkan batas wilayah geografis, padahal jika kita lihat kembali bahwa sudah merupakan fitrah manusia untuk hidup secara berjama’ah atau dalam satu kelompok, hal ini bisa kita lihat pada fakta menyatunya negara-negara Eropa dalam Uni Eropa. Dan jika kita lihat kembali pada sejarah, maka pemecahan sebuah kawasan menjadi negara-negara kecil merupakan salah satu strategi dalam melakukan kolonialisme dan imperialisme dalam segala bentuknya.</span></p>
<p class="MsoBodyText" style="text-indent:0.5in;"><span style="font-family:&quot;">Jika kita melihat kasus itu dengan menggunakan kacamata nasionalisme dalam Islam, maka sebenarnya apa yang dilakukan oleh warga negara Indonesia yang menjadi milisi tentara Malaysia itu tidaklah sepenuhnya salah, karena Malaysia sebagaimana kita ketahui juga merupakan sebuah negara dengan mayoritas Islam atau dengan kata lain memiliki aqidah yang sama. Bahkan azas hukum pidananya menggunakan hukum Islam, meskipun dalam aplikasinya mungkin masih belum sepenuhnya, sama halnya dengan Arab Saudi. Tapi Indonesia dan Malaysia setidaknya memiliki akar atau ikatan aqidah yang sama, sehingga saling membela dan menjaga kehormatan sesama saudaranya seaqidah menjadi sebuah kewajiban.</span></p>
<p class="MsoBodyText" style="text-indent:0.5in;"><span style="font-family:&quot;">Namun jika kita lanjutkan kemudian pada fakta mereka ditempatkan di wilayah perbatasan yang tentu saja dimaksudkan di wilayah yang berbatasan dengan Indonesia, maka sama saja dengan yang mereka lakukan menunjukkan adanya indikasi saling tidak percaya, dan landasan tindakan itu bukanlah pada landasan kesamaan aqidah. Melainkan pada kebutuhan yang sifatnya sesaat, dan jika kita tilik lebih dalam lagi inilah salah satu upaya musuh-musuh Islam mengadu domba dan memecah umat Islam. </span></p>
<p><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Dapat disimpulkan bahwa prinsip nasionalisme tidak memiliki sandaran yang tegas karena hanya berdasarkan pada batas-batas geografis, sehingga nasionalisme kemudian dapat tergadaikan hanya karena upaya pemenuhan kebutuhan hidup. Sedangkan al wala’ memiliki prinsip tegas yaitu batasan kalimat ‘<em>Laa Ilaaha Illallah</em>’, sehingga rasa mencintai yang memunculkan perkataan dan perbuatan yang membela menjadi memiliki kekuatan karena adanya kesadaran akan adanya Dzat Yang Maha Kuat dan Berkuasa Atas Alam Semesta beserta isinya.<br />
</span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/arzivamaulana.wordpress.com/19/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/arzivamaulana.wordpress.com/19/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/arzivamaulana.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/arzivamaulana.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/arzivamaulana.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/arzivamaulana.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/arzivamaulana.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/arzivamaulana.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/arzivamaulana.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/arzivamaulana.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/arzivamaulana.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/arzivamaulana.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/arzivamaulana.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/arzivamaulana.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/arzivamaulana.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/arzivamaulana.wordpress.com/19/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arzivamaulana.wordpress.com&amp;blog=1880358&amp;post=19&amp;subd=arzivamaulana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://arzivamaulana.wordpress.com/2008/08/29/al-wala%e2%80%99-dan-erosi-nasionalisme/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6290aba40b5a77010caf4b64e4cf70b3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">arzivamaulana</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>August 22th 2008</title>
		<link>http://arzivamaulana.wordpress.com/2008/08/26/august-22th-2008/</link>
		<comments>http://arzivamaulana.wordpress.com/2008/08/26/august-22th-2008/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 26 Aug 2008 00:36:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>arzivamaulana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arzivamaulana.wordpress.com/?p=15</guid>
		<description><![CDATA[Terkadang dalam hidup ada saatnya kita benar-benar kehilangan kesadaran / akal sehat. Semua terasa begitu kabur .. batasan antara benar dan salah yang sebenarnya tegas menjadi sangat kabur .. kehilangan garis tegas itu pun lamat-lamat terasa wajar .. bahkan garis tegas tidak dirasakan keberadaannya .. Hilanglah kepekaan… Ketika dicoba dirunut .. mengapa hilang kesadaran /akal [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arzivamaulana.wordpress.com&amp;blog=1880358&amp;post=15&amp;subd=arzivamaulana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-family:&quot;">Terkadang dalam hidup ada saatnya kita benar-benar kehilangan kesadaran / akal sehat. Semua terasa begitu kabur .. batasan antara benar dan salah yang sebenarnya tegas menjadi sangat kabur .. kehilangan garis tegas itu pun lamat-lamat terasa wajar .. bahkan garis tegas tidak dirasakan keberadaannya .. Hilanglah kepekaan…</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-family:&quot;">Ketika dicoba dirunut .. mengapa hilang kesadaran /akal sehat .. mengapa hanya selembar materi yang tersisa sebagai cerminan sebuah ideology .. bahkan terkaburkan pula antara cerminankah atau hanya sekedar<span> </span>topeng kamuflase…</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-family:&quot;">Selalu tahu di mana mencari jawabnya .. selalu tahu di manakah tempat bermuara untuk mendapatkan kesegaran jiwa …</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-family:&quot;">Namun Pemilik air penyegar tidak pernah bisa tertipu dengan hasrat sesaat .. Usaha kaffah dituntut sebagai sebuah pembuktian ..</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-family:&quot;">Lelah rasanya menghadapi .. mengalami jatuh bangun yang seperti tak berujung .. tapi memang itulah kehidupan .. proses pembelajaran tiada akhir .. namun sampai kapan penurunan tingkat terus berlanjut ..</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-family:&quot;">Seorang teman dengan “tingkat kesadaran tinggi” baik secara sengaja maupun tidak disengaja menyoroti “<em>our case</em>” .. semua jadi terasa sensitive dengan tingkat kesadaran kita yang rendah .. namun kesadaran rendah itupun terasa tersentak dan telah merangsang kesadaran akan kehinaan diri .. ya .. hina sekali dengan menengok proses pembelajaran yang telah dijalani …</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-family:&quot;">Maka “berkumpullah dengan orang shaleh” yang senantiasa menyentakkan adrenalin kehinaan diri seorang hamba …</span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/arzivamaulana.wordpress.com/15/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/arzivamaulana.wordpress.com/15/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/arzivamaulana.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/arzivamaulana.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/arzivamaulana.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/arzivamaulana.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/arzivamaulana.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/arzivamaulana.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/arzivamaulana.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/arzivamaulana.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/arzivamaulana.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/arzivamaulana.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/arzivamaulana.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/arzivamaulana.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/arzivamaulana.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/arzivamaulana.wordpress.com/15/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arzivamaulana.wordpress.com&amp;blog=1880358&amp;post=15&amp;subd=arzivamaulana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://arzivamaulana.wordpress.com/2008/08/26/august-22th-2008/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6290aba40b5a77010caf4b64e4cf70b3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">arzivamaulana</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Home Sweet Home, December 21st 2007</title>
		<link>http://arzivamaulana.wordpress.com/2007/12/24/home-sweet-home-december-21st-2007/</link>
		<comments>http://arzivamaulana.wordpress.com/2007/12/24/home-sweet-home-december-21st-2007/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 24 Dec 2007 04:53:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>arzivamaulana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arzivamaulana.wordpress.com/2007/12/24/home-sweet-home-december-21st-2007/</guid>
		<description><![CDATA[1 am Allah memang selalu punya cara tersendiri untuk menjaga hambaNya, bahkan terhadap sesuatu hal yang sebelumnya ga’ Lin anggap sebagai masalah krusial n berpengaruh, ternyata Allah melihat itu sebagai suatu masalah yang menentukan langkah atau jalan yang telah Lin putuskan yaitu menuju ridhoNya. Sungguh, dalam proses penyelesaian masalah itu sangatlah berat..keinginan Lin sebagai manusia [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arzivamaulana.wordpress.com&amp;blog=1880358&amp;post=12&amp;subd=arzivamaulana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>1 am<br />
Allah memang selalu punya cara tersendiri untuk menjaga hambaNya, bahkan terhadap sesuatu hal yang sebelumnya ga’ Lin anggap sebagai masalah krusial n berpengaruh, ternyata Allah melihat itu sebagai suatu masalah yang menentukan langkah atau jalan yang telah Lin putuskan yaitu menuju ridhoNya.<br />
Sungguh, dalam proses penyelesaian masalah itu sangatlah berat..keinginan Lin sebagai manusia dhoif  yang dikaruniai hawa nafsu dengan keterbatasan ilmu berlomba-lomba dengan secuil iman yang masih ada untuk mempengaruhi keputusan Lin.<br />
Sungguh, dalam prosesnya, keterbatasan ilmu yang Lin punya memperlihatkan semua gambaran indah yang akan terjadi jika Lin memenangkan hawa nafsu..memperlihatkan semua kemungkinan-kemungkinan yang sebelumnya dirasa tidak mungkin menjadi sangat mungkin terjadi dan seolah-olah semua pihak tidak akan ada yang berkeberatan sehingga tidak akan memunculkan masalah… semuanya berjalan sangat halus, hingga pikiran “hawa nafsu telah menguasai” tidak tersirat sedikitpun, seolah-olah wajar adanya jika Lin berusaha mewujudkan gambaran indah itu.<br />
Sungguh, keputusan tepat –to cut all this things out, yang Lin ambil sebelum melakukan kontak secara langsung dengan “orang yang bersangkutan dengan masalah (Obens)” menjadi berkurang presentase keakuratannya, ketika Lin menganggap diri dan qalbu siap untuk menyelesaikannya dengan “berhadapan” secara langsung dengan Obens. Padalah Allah sudah menggariskan apa yang boleh dilakukan manusia dan mana yang tidak boleh dilakukan, dalam keterkaitannya dengan kelemahan manusia yang tentu Dia lebih tahu dari manusia itu sendiri.<br />
Sungguh, hingga diakhir-akhir waktu untuk memutuskan tetap dengan keputusan tepat pertama, waktu seperberapa detik pun terasa sangat efektif untuk kembali memikir ulang keputusan tepat tersebut. Godaan untuk mencoba tolerir sedikit demi sedikit hingga berpikir “it’s Ok, ga’ akan berpengaruh banyak…” datang silih berganti, bahkan mungkin melebihi kecepatan cahaya berkedip.<br />
Sungguh, Allah tidak akan memberi cobaan atau ujian ketika kita memang tidak mempunyai kekuatan untuk melaluinya dengan nilai A, bahkan A+. Dan alhamdulillah, dengan kehendak dan ijinNya jua-lah Lin berhasil memenangkan keputusan tepat pertama.<br />
Sesuatu yang suci memang tidak bisa kita campur dengan setitik noda, karena bagaimanapun noda itu telah memberikan sesuatu yang berbeda dari yang awalnya bersih dan suci. Meskipun kita berusaha menyembunyikannya dengan melipat bagian ternoda ke dalam namun noda itu tidak dapat dipungkiri tetaplah ada. Membersihkannya dengan berulang-ulang, dengan menggunakan cairan canggih, mungkin noda itu baru bisa hilang. Tapi apakah memang semudah membersihkan noda dalam kain yang berupa benda yang tidak akan berubah??? sedangkan hati manusia senantiasa mengalami dinamisasi/fluktuasi. Maka bersikap hati-hati dalam melangkah dan menghindari mendekati hal-hal yang memungkinkan munculnya noda mengotori menjadi cara terjitu untuk menjaga keberlanjutan sebuah ikatan yang suci kelak.<br />
Setelah selesai dan teguh dengan keputusan tepat pertama, tanpa sadar terucap “Alhamdulillah”, dan semakin memunculkan optimisme terhadap janjiNya untuk senantiasa menjaga dan memberikan yang terbaik bagi hambaNya yang juga berusaha untuk melakukan dan menjadi yang terbaik dalam kerangka “keindahan aturanNya”..that’s why we need to try to be more creative among His rules..not by making new rules because of our limited knowledges..</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/arzivamaulana.wordpress.com/12/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/arzivamaulana.wordpress.com/12/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/arzivamaulana.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/arzivamaulana.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/arzivamaulana.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/arzivamaulana.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/arzivamaulana.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/arzivamaulana.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/arzivamaulana.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/arzivamaulana.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/arzivamaulana.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/arzivamaulana.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/arzivamaulana.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/arzivamaulana.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/arzivamaulana.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/arzivamaulana.wordpress.com/12/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arzivamaulana.wordpress.com&amp;blog=1880358&amp;post=12&amp;subd=arzivamaulana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://arzivamaulana.wordpress.com/2007/12/24/home-sweet-home-december-21st-2007/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6290aba40b5a77010caf4b64e4cf70b3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">arzivamaulana</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PANTASKAH MENGANDALKAN ALLAH ???</title>
		<link>http://arzivamaulana.wordpress.com/2007/12/17/pantaskah-mengandalkan-allah/</link>
		<comments>http://arzivamaulana.wordpress.com/2007/12/17/pantaskah-mengandalkan-allah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 17 Dec 2007 09:02:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>arzivamaulana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arzivamaulana.wordpress.com/2007/12/17/pantaskah-mengandalkan-allah/</guid>
		<description><![CDATA[At the time I’m searching for my destiny   PANTASKAH MENGANDALKAN ALLAH ???   Seminggu ini bener-bener hari yang melelahkan, baik pikiran, waktu, tenaga…bener beginikah yang dirasakan seorang jobless (job yang menghasilkan materi) yang rasanya sudah hampir hopeless..eit tapi Lin jangan pernah merasa hopeless karena Lin punya Allah yang berkuasa atas seluruh alam semesta dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arzivamaulana.wordpress.com&amp;blog=1880358&amp;post=11&amp;subd=arzivamaulana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h1>At the time I’m searching for my destiny</h1>
<p class="MsoNormal" style="text-align:right;line-height:150%;" align="right"><strong><span style="font-size:16pt;line-height:150%;font-family:'BernhardFashion BT';"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:150%;" align="center"><span style="font-size:14pt;line-height:150%;font-family:Broadway;">PANTASKAH MENGANDALKAN ALLAH ???</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-family:Albertus;"> </span></p>
<p class="MsoBodyText">Seminggu ini bener-bener hari yang melelahkan, baik pikiran, waktu, tenaga…bener beginikah yang dirasakan seorang jobless (job yang menghasilkan materi) yang rasanya sudah hampir hopeless..eit tapi Lin jangan pernah merasa hopeless karena Lin punya Allah yang berkuasa atas seluruh alam semesta dan makhluk2 di dalamnya, tak satupun luput dari pandanganNya, jadi kalau memang Allah berkehendak maka jadilah…masalahnya pantaskah untuk Lin mengandalkan Allah ketika lebih dari 23 jam setiap harinya Lin melupakanNya..Lin hanya ingat ketika shalat yang hanya beberapa menit…Lin hanya inget ketika berdo’a sebelum tidur supaya ga’ mimpi buruk+”ketindihan”+tidurnya bisa menghasilkan energi baru…Lin hanya inget waktu berdo’a mo makan+selesai… Lin hanya inget waktu Lin menghadapi ujian, tes, orang yang disegani tapi Lin punya kepentingan dengannya…Lin hanya inget waktu Lin disakiti seolah-olah Lin terzalimi sehingga merasa berhak untuk dikabulkan do’anya…Astaghfirullah…untuk mengucapkan istighfar pun rasanya ga’ pantas karena pasti akan terulang lagi kejadian yang sama, setidaknya itulah yang selama ini terjadi…</p>
<p class="MsoBodyText">Hidup ini memang proses pembelajaran terhadap diri dan murobbi (guru) manusia adalah Allah…Dia yang paling mengetahui apa yang manusia butuhkan –dan bukan yang manusia inginkan karena kesempitan ilmu yang manusia miliki dengan kebesaran hawa nafsu dan kesombongannya, untuk menjadi lebih baik dan benar. Dia-lah yang Maha Luas Ilmu-Nya, hingga tujuh lautan (ditambah dengan sejumlah yang sama) tak akan cukup untuk menuliskan kalamNya. Dia-lah Yang Maha Mengetahui apa yang terjadi di masa lalu, di masa sekarang, dan di masa mendatang. Dia-lah yang menciptakan alam semesta dan segala makhluk di dalamNya dan berkuasa di atas semuanya. Maka benar-benar Allah-lah menjadi tempat kita bergantung dari segala urusan.</p>
<p class="MsoBodyText">Maka ketika diri merasa tak pantas untuk bergantung denganNya karena luapan siratan hati, suratan kata, dan perbuatan yang ‘tidak tahu malu’ dan tercela…janganlah berputus asa untuk terus mendekatkan diri padaNya meskipun dengan jatuh bangun tertatih-tatih…karena Allah telah berfirman :</p>
<p class="MsoBodyText"><em>“Satu kebaikan di sisi-Ku adalah senilai sepuluh kali lipat yang sepertinya, hingga tujuh ratus kali lipat, hingga kelipatan yang sangat banyak. Sedangkan kejahatan di sisi-Ku, adalah bernilai satu. Maka jika ia telah menyesal dan memohon ampun, Aku pun mengampuninya. Aku mensyukuri amal kebaikan yang sedikit dan mengampuni banyak kesalahan-kesalahan. Kasih sayang-Ku mendahului murka-Ku. Sifat penyantun-Ku mendahului keputusan-Ku menjatuhkan sanksi. Pemberian maaf-Ku lebih mendahului siksa-Ku. <strong>Aku lebih pengasih kepada hamba-hamba-Ku, daripada kasih sayang ibu kepada anaknya</strong>”. </em></p>
<p><span style="font-size:12pt;font-family:'Times New Roman';">Subhanallah…betapa sayangnya Allah pada hamba-hambaNya….masih bisakah kita/Lin akan bertindak tidak tahu diri???</span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/arzivamaulana.wordpress.com/11/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/arzivamaulana.wordpress.com/11/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/arzivamaulana.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/arzivamaulana.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/arzivamaulana.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/arzivamaulana.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/arzivamaulana.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/arzivamaulana.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/arzivamaulana.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/arzivamaulana.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/arzivamaulana.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/arzivamaulana.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/arzivamaulana.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/arzivamaulana.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/arzivamaulana.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/arzivamaulana.wordpress.com/11/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arzivamaulana.wordpress.com&amp;blog=1880358&amp;post=11&amp;subd=arzivamaulana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://arzivamaulana.wordpress.com/2007/12/17/pantaskah-mengandalkan-allah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6290aba40b5a77010caf4b64e4cf70b3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">arzivamaulana</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Still in The Middle of Being Baby SitteR as a CHaritY</title>
		<link>http://arzivamaulana.wordpress.com/2007/11/13/still-in-the-middle-of-being-baby-sitter-as-a-charity/</link>
		<comments>http://arzivamaulana.wordpress.com/2007/11/13/still-in-the-middle-of-being-baby-sitter-as-a-charity/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Nov 2007 09:46:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>arzivamaulana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arzivamaulana.wordpress.com/2007/11/13/still-in-the-middle-of-being-baby-sitter-as-a-charity/</guid>
		<description><![CDATA[SEMUT             Petang itu saya ke tepi sungai. Membawa sebungkus nasi berlauk telur goreng dan perkedel. Setelah selesai makan, bagian kuning telur yang saya tak makan saya buang ke atas tanah.             Kemudian saya membaca buku. Waktu itu, saya melihat seekor semut hitam besar di kuning telur yang saya buang. Saya biarkan saja semut itu. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arzivamaulana.wordpress.com&amp;blog=1880358&amp;post=7&amp;subd=arzivamaulana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:150%;" align="center">SEMUT</p>
<p class="MsoBodyText"><span>            </span>Petang itu saya ke tepi sungai. Membawa sebungkus nasi berlauk telur goreng dan perkedel. Setelah selesai makan, bagian kuning telur yang saya tak makan saya buang ke atas tanah.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span>            </span>Kemudian saya membaca buku. Waktu itu, saya melihat seekor semut hitam besar di kuning telur yang saya buang. Saya biarkan saja semut itu. Saya terus membaca.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span>            </span>Tak sampai lima menit ratusan semut hitam datang berbaris pergi dan balik ke arah kuning telur yang telah saya buang. Sebentar saja kuning telur itu sudah tinggal separuh.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span>            </span>Saya sungguh tercenung, apakah sistem informasi yang dipakai oleh semut-semut itu?</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span>            </span>Sekejap mata saja, semua semut itu sudah tahu kabar tentang kedatangan kuning telur yang saya buang. Saya bertanya-tanya bagaimana bentuk pengumuman yang disampaikan kepada anggota jama’ah semut tentang rezeki yang jatuh dari langit itu ?</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span>            </span>Mungkin begini : “Wahai semut-semut saudaraku sekalian, ada seorang manusia yang memubazirkan dan tidak bersyukur telah buang kuning telur. Mari kita angkut masuk dalam sarang. Kalau manusia itu tidak tahu bersyukur, biarlah kita saja yang bersyukur kepada Allah:.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span>            </span>Saya memang hamba yang tak tahu bersyukur. Saya selalu mengeluh bila ada semut banyak sekali, mengganggu kerja, menggigit dan mengurung serta asyik masuk dalam air minum.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span>            </span>Tetapi semua semut itu juga mungkin merengut pada Allah. “Wahai Tuhan, lebih baik Engkau jadikan semut banyak-banyak karena setiap saat kami senantiasa mengagungkanMu, berdzikir dan bertasbih berbanding makhlukMu yang berkepala besar itu. Walaupun dia seorang saja, tapi dia selalu lalai.”</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span>            </span>Astaghfirullah..Ya Allah…jadikan aku hamba yang bersyukur.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"> </p>
<p><span style="font-size:12pt;font-family:'Times New Roman';">(<em>Taken from <strong>Mutiara Amaly </strong>Volume 41</em></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/arzivamaulana.wordpress.com/7/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/arzivamaulana.wordpress.com/7/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/arzivamaulana.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/arzivamaulana.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/arzivamaulana.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/arzivamaulana.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/arzivamaulana.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/arzivamaulana.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/arzivamaulana.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/arzivamaulana.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/arzivamaulana.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/arzivamaulana.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/arzivamaulana.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/arzivamaulana.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/arzivamaulana.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/arzivamaulana.wordpress.com/7/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arzivamaulana.wordpress.com&amp;blog=1880358&amp;post=7&amp;subd=arzivamaulana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://arzivamaulana.wordpress.com/2007/11/13/still-in-the-middle-of-being-baby-sitter-as-a-charity/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6290aba40b5a77010caf4b64e4cf70b3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">arzivamaulana</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>In the Middle of Taking Care of Ma NieCe</title>
		<link>http://arzivamaulana.wordpress.com/2007/11/13/in-the-middle-of-taking-care-of-ma-cousins/</link>
		<comments>http://arzivamaulana.wordpress.com/2007/11/13/in-the-middle-of-taking-care-of-ma-cousins/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Nov 2007 09:44:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>arzivamaulana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arzivamaulana.wordpress.com/2007/11/13/in-the-middle-of-taking-care-of-ma-cousins/</guid>
		<description><![CDATA[GIGIT Ustadz : Assalamu’alaikum anakku … Aku : Wa’alaikummussalam Ustadzah Ustadz : Apa yang engkau renungkan itu, anakku ? Bagaikan ada tanda tanya di wajahmu. Aku : Emm..nyamuk ini Ustadz, geram juga saya dibuatnya. Tapi saya sedang hibur hati saya untuk terima kehadirannya. Nyamuk itu gigit saya tadi. Habis darah saya. Ustadz : Oh … [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arzivamaulana.wordpress.com&amp;blog=1880358&amp;post=6&amp;subd=arzivamaulana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoTitle">GIGIT</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:63pt;text-align:justify;text-indent:-63pt;line-height:150%;"><strong><span style="font-family:'Britannic Bold';">Ustadz</span></strong><span style="font-family:'Britannic Bold';"> <span>  </span>: <span> </span>Assalamu’alaikum anakku …</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:63pt;text-align:justify;text-indent:-63pt;line-height:150%;"><span style="font-family:'Britannic Bold';">Aku<span>        </span>: <span> </span>Wa’alaikummussalam Ustadzah</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:63pt;text-align:justify;text-indent:-63pt;line-height:150%;"><strong><span style="font-family:'Britannic Bold';">Ustadz<span> </span></span></strong><span style="font-family:'Britannic Bold';">: <span> </span>Apa yang engkau renungkan itu, anakku ? Bagaikan ada tanda tanya di wajahmu.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:63pt;text-align:justify;text-indent:-63pt;line-height:150%;"><span style="font-family:'Britannic Bold';">Aku<span>        </span>: <span> </span>Emm..nyamuk ini Ustadz, geram juga saya dibuatnya. Tapi saya sedang hibur hati saya untuk terima kehadirannya. Nyamuk itu gigit saya tadi. Habis darah saya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:63pt;text-align:justify;text-indent:-63pt;line-height:150%;"><strong><span style="font-family:'Britannic Bold';">Ustadz<span> </span></span></strong><span style="font-family:'Britannic Bold';">: <span> </span>Oh … itu yang engkau fikirkan</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:63pt;text-align:justify;text-indent:-63pt;line-height:150%;"><span style="font-family:'Britannic Bold';">Aku<span>        </span>: <span> </span>Mungkin sudah rezekinya kan Ustadz.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:63pt;text-align:justify;text-indent:-63pt;line-height:150%;"><strong><span style="font-family:'Britannic Bold';">Ustadz<span> </span></span></strong><span style="font-family:'Britannic Bold';">: <span> </span>Engkau ridhalah…ianya adalah suatu keadilan sebenarnya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:63pt;text-align:justify;text-indent:-63pt;line-height:150%;"><span style="font-family:'Britannic Bold';">Aku<span>        </span>: <span> </span>Keadilan ? Kenapa Ustadz kata macam itu ?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:63pt;text-align:justify;text-indent:-63pt;line-height:150%;"><strong><span style="font-family:'Britannic Bold';">Ustadz<span> </span></span></strong><span style="font-family:'Britannic Bold';">:<span> </span>Bukankah makhluk-makhluk kecil lain menerima dengan ikhlas gigitanmu ?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:63pt;text-align:justify;text-indent:-63pt;line-height:150%;"><span style="font-family:'Britannic Bold';">Aku<span>        </span>: <span> </span>Hah ? Saya tak pernah gigit nyamuk !</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:63pt;text-align:justify;text-indent:-63pt;line-height:150%;"><strong><span style="font-family:'Britannic Bold';">Ustadz<span> </span></span></strong><span style="font-family:'Britannic Bold';">: Sabar anakku … bukankah engkau menggigit makhluk-makhluk lain seperti buah-buahan dan hampir semua binatang. Buah seperti apel, limau, tembikai, durian. Dan engkau juga gigit daging lembu, ayam, ikan, udang, burung.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:63pt;text-align:justify;text-indent:-63pt;line-height:150%;"><span style="font-family:'Britannic Bold';">Aku<span>        </span>: <span> </span>Memang lah … itu kan makanan saya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:63pt;text-align:justify;text-indent:-63pt;line-height:150%;"><strong><span style="font-family:'Britannic Bold';">Ustadz<span> </span></span></strong><span style="font-family:'Britannic Bold';">: <span> </span>Itulah keadilan Allah, janganlah engkau mengeluh. Ia baru satu gigitan kecil berbanding gigitan-gigitanmu yang banyak terhadap pelbagai makhluk Allah yang lain.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:63pt;text-align:justify;text-indent:-63pt;line-height:150%;"><span style="font-family:'Britannic Bold';">Aku<span>        </span>: <span> </span>Ya, insya Allah, Ustadz. Saya takkan mengeluh lagi. Kalau darah saya sudah rezeki untuk nyamuk itu, saya ridha.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:63pt;text-align:justify;text-indent:-63pt;line-height:150%;"><strong><span style="font-family:'Britannic Bold';">Ustadz<span> </span></span></strong><span style="font-family:'Britannic Bold';">: <span> </span>Alhamdulillah engkau sudah faham. Jumpa lagi ya anakku. Do’akan aku.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:63pt;text-align:justify;text-indent:-63pt;line-height:150%;"><span style="font-family:'Britannic Bold';">Aku<span>        </span>: <span> </span>Insya Allah, Ustadz. Harap nanti saya dapat jumpa Ustadz lagi. Terima kasih, Ustadz. Assalamu’alaikum</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:63pt;text-align:justify;text-indent:-63pt;line-height:150%;"><strong><span style="font-family:'Britannic Bold';">Ustadz<span> </span></span></strong><span style="font-family:'Britannic Bold';">:<span> </span>Wa’alaikummussalam</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">&nbsp;</p>
<p><span style="font-size:12pt;font-family:'Times New Roman';">(<em>Taken from <strong>Mutiara Amaly </strong>Volume 41</em>)</span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/arzivamaulana.wordpress.com/6/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/arzivamaulana.wordpress.com/6/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/arzivamaulana.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/arzivamaulana.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/arzivamaulana.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/arzivamaulana.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/arzivamaulana.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/arzivamaulana.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/arzivamaulana.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/arzivamaulana.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/arzivamaulana.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/arzivamaulana.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/arzivamaulana.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/arzivamaulana.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/arzivamaulana.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/arzivamaulana.wordpress.com/6/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arzivamaulana.wordpress.com&amp;blog=1880358&amp;post=6&amp;subd=arzivamaulana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://arzivamaulana.wordpress.com/2007/11/13/in-the-middle-of-taking-care-of-ma-cousins/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6290aba40b5a77010caf4b64e4cf70b3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">arzivamaulana</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>The EnD of Oct’07, STill At tHe tiMe of uNceRTain prESent n fuTUrE</title>
		<link>http://arzivamaulana.wordpress.com/2007/11/01/the-end-of-oct%e2%80%9907-still-at-the-time-of-uncertain-present-n-future/</link>
		<comments>http://arzivamaulana.wordpress.com/2007/11/01/the-end-of-oct%e2%80%9907-still-at-the-time-of-uncertain-present-n-future/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 01 Nov 2007 08:40:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>arzivamaulana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arzivamaulana.wordpress.com/2007/11/01/the-end-of-oct%e2%80%9907-still-at-the-time-of-uncertain-present-n-future/</guid>
		<description><![CDATA[  IRONIS…TRAGIS…ROMANTIS… KEREEENN ABIIIISSSS!!!   Lin baru aja nonton the next best movie I’ve ever watched!! and once again merupakan hasil arahan dari Hanung Bramantyo yang dah pernah sukses bikin Lin ketagihan dengan film Jomblo ‘ampe serialnya… Yup, “Kamulah Satu-Satunya” adalah judulnya..maybe sounds “hah baru nonton sekarang!!!”..well, who cares!!’coz Lin emang bukan penggila fresh movies [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arzivamaulana.wordpress.com&amp;blog=1880358&amp;post=5&amp;subd=arzivamaulana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:150%;" align="center"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:150%;" align="center">IRONIS…TRAGIS…ROMANTIS… KEREEENN ABIIIISSSS!!!</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:150%;" align="center"> </p>
<p class="MsoBodyText">Lin baru aja nonton <em>the next best movie I’ve ever watched</em>!! <em>and once again</em> merupakan hasil arahan dari Hanung Bramantyo yang dah pernah sukses bikin Lin ketagihan dengan film Jomblo ‘ampe serialnya…</p>
<p class="MsoBodyText">Yup, “Kamulah Satu-Satunya” adalah judulnya..<em>maybe sounds</em> “hah baru nonton sekarang!!!”..<em>well, who cares</em>!!’<em>coz</em> Lin emang bukan penggila <em>fresh movies from the oven. .</em>tapi Lin penggila <em>fresh ideas from the movies…</em></p>
<p class="MsoBodyText"><em>At the beginning…</em>Lin dah miris ngeliat seorang pemudi yang bela2in ngelakuin apa aja buat bisa ketemu ma grup band idolanya, DEWA 19. Mulai dari ngirim undian sampe’ 10, ngambil ikan abahnya yang dah dipesan+panggangan tanpa permisi untuk nebus kupon undian yang ga’ dimenangkannya, tengkar ma abahnya sampe’ terucap hentakan kalimat “Indah benci Abah!!!”..(andai tidak pernah tercipta kata ‘benci’ di dunia ini <span style="font-family:Wingdings;"><span>L</span></span>)..sampe’ semua kemirisan ini mampu membawa Indah ke Jakarta.</p>
<p class="MsoBodyText"><em>At the midterm, </em>Lin semakin teriris ketika ngeliat semua kemirisan di awal tadi justru membawa si pemudi pada ketragisan lewat kejadian dicurinya kupon undian+tas yang berisi uang sangu dari sahabatnya, meskipun kemudian dia berhasil beberapa langkah menuju ruang konser DEWA, tapi kisah tragis masih belum pergi, papan baliho pun sukses mencium paras imutnya.</p>
<p class="MsoBodyText"><em>At the end,</em> bagian ini yang menurut Lin paling romantis. Sang pemudi nyadar bahwa ada yang lebih layak dan pantas untuk menerima cinta dan pengorbanan yang dah dia lakuin bertubi2 tadi. Yup, dia dah kaya dengan cinta dan kasih sayang yang dilimpahin abahnya, rekan kerja abahnya, plus sohibnya…dan mereka lah yang paling berhak untuk semua cinta dan pengorbanan itu..So Lin buat kesimpulan kalo’ film ini KEREN ABISS!!</p>
<p class="MsoBodyText">Kita sering ga’ menyadari bahwa kita punya banyak orang di sekeliling kita yang sangat mencintai dan menyayangi kita dengan setulus hati tanpa pamrih, tanpa embel-embel kepentingan bisnis/materi..mulai dari orang tua kita, kakak+ade’ kita, sahabat kita, ‘n many more.. Kita sering ga’ sadar kalo’ kita sebenernya punya sosok yang lebih berhak, layak, dan pantas untuk dijadiin idola…yup dialah Muhammad Rasulullah yang sampe’ ketika Izrail menjemputnya pun, beliau masih menyebutkan nama kita as part of his ummah sebagai bukti cintanya…Dan yang paling fundamental (<em>In this case</em>, <em>I have no objection to be called fundamentalist</em>) kita sering ga’ nyadar kalo’ kita punya Dzat yang menganugerahkan cinta dan kasih sayang yang indah itu…yup, Dia-lah <strong>Sang Maha Esa, Sang Maha Pengasih, Sang Maha Penyayang</strong>, <strong>ALLAH SWT…</strong></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/arzivamaulana.wordpress.com/5/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/arzivamaulana.wordpress.com/5/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/arzivamaulana.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/arzivamaulana.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/arzivamaulana.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/arzivamaulana.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/arzivamaulana.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/arzivamaulana.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/arzivamaulana.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/arzivamaulana.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/arzivamaulana.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/arzivamaulana.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/arzivamaulana.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/arzivamaulana.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/arzivamaulana.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/arzivamaulana.wordpress.com/5/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arzivamaulana.wordpress.com&amp;blog=1880358&amp;post=5&amp;subd=arzivamaulana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://arzivamaulana.wordpress.com/2007/11/01/the-end-of-oct%e2%80%9907-still-at-the-time-of-uncertain-present-n-future/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6290aba40b5a77010caf4b64e4cf70b3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">arzivamaulana</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
